14 Januari 2009
KIAT HIJAU
BELANJA bahan pangan di toko grosir impor bisa memusingkan. Belakangan muncul banyak label yang berisi pesan lingkungan. Berikut panduan singkat untuk memahami narasi di balik setiap label yang dikutip dari buku Generation Green.
ORGANIK ?
Artinya baik pertanian maupun sang petani sudah memiliki sertifikat organik. Mereka mengantongi keahlian khusus dalam mem besarkan, memproses, dan memberi label pangan mereka. Proses itu tidak mudah sebab butuh beberapa tahun untuk mendapatkan sertifikat dan semua standar organik cukup panjang--terdiri dari bahan yang diperboleh kan dan dilarang bersentuhan dengan tanah maupun tanaman.
ALL-NATURAL ?
Label ini tidak memiliki definisi legal dan pa ngan tersebut dihasilkan orang-orang yang masih menggunakan teknik sederhana di alam.
CAGE-FREE ?
Kebanyakan ayam saat ini diternakkan dalam sangkar besi, di bawah neon, dan berimpit di ruang sempit sehingga terkadang mereka terluka dan saling membunuh. Itu sebabnya beberapa peternak memotong paruh ternak.
Sebutan cage-free artinya ayam dan telur yang Anda beli tidak berasal dari peternakan semacam ini.
FREE-RANGE ?
Istilah ini dipakai untuk produk olahan sapi dan babi. Departemen Pertanian Amerika Serikat secara spesifik menyebutkan free-range berarti ternak tersebut berasal dari ternak gembalaan.
NO ANTIBIOTICS: ?
Ketika ternak dikumpulkan dalam satu kan dang, banyak yang menderita sakit. Penyakit tersebut bisa menyebar ke ternak lain. Demi menghindari semakin banyak ternak tertu lar, biasanya antibiotik ditambahkan dalam pakan. Para ilmuwan meyakini penggunaan antibiotik berlebih bisa menyebabkan penyakit baru yang bersumber pada resistensi antibio tik. Itulah mengapa sejumlah produsen me nyetop pemberian antibiotik semacam ini.
IRRADIATED: ?
Demi menjaga pangan cepat membusuk, produsen meletakkan dalam satu ruang ke mudian mengekspos pangan dengan isotop radioaktif supaya bakteri yang hinggap bisa musnah. Namun, proses itu menciptakan radikal bebas yang baru berupa komponen kimiawi yang bisa merusak tubuh. Label itu berarti pangan tersebut tidak melalui proses tadi.
GMO: ?
Kependekan dari genetically modified organism.
Petani menyilangkan bibit tanaman selama berabad-abad untuk menciptakan tanaman baru dengan kombinasi DNA kedua inangnya.
Bedanya, pada GMO yang diubah adalah kode genetik tanaman--umumnya jagung, kentang, singkong, kedelai, dan beras. Banyak kala ngan memprotes langkah bahwa penemuan semacam ini melangkahi jam evolusi dari alam.
(Ccr/X-10)
http://anax1a. pressmart. net/mediaindones ia/MI/MI/ 2009/01/13/ ArticleHtmls/ 13_01_2009_ 021_004.shtml? Mode=1
15 Mei 2008
Hati-Hati dengan Bahaya Plastik! Pelajari Sebelum Terlambat

Sudah banyak orang yang memberi peringatan, rumor, gosip bahkan artikel majalah tentang bahaya plastik. Tetapi tetap saja hanya segelintir orang yang menggubris, peduli atau sampai meneliti lebih lanjut.
Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Oleh karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A. Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup makanan, botol air mineral, dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai makan. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung Bisphenol-A.
Plastik dipakai karena ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai.
Apakah arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk plastik?
#1. PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/ tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Boto-botol dengan bahan #1 dan #2 direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret.
#2. HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti #1 PET, #2 juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.
#3. V atau PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.
#4. LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.
#5. PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.
#6. PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.
#7. Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.
Masih banyak sekali barang plastik yang tidak mencantumkan simbol-simbol ini, terutama barang plastik buatan lokal di
Pada akhirnya. Hindari penggunaan plastik apapun di Microwave. Gunakan bahan keramik, gelas atau pyrex sebagai gantinya.
Hindari juga membuang sampah plastik terutama yang mengandung Bisphenol-A sembarangan karena bahan tersebut pun bisa mencemari air tanah yang pada akhirnya pun bisa mencemari air minum banyak orang.
Semoga informasi ini bermanfaat.
Dapet dari emailnya mak seksi nih…..
Kalau kertas sudah dipakai bulak balik gimana?
Sebelumnya saya sudah tulis soal “Jangan Asal Buang Kertas. Pakai Dulu Kedua Sisi, Baru deh dibuang.” Sekarang masalahnya kalau kedua sisi sudah dipakai, kertasnya mau diapakan? Sempat saya coba kertas tersebut di shredder dan dimasukkan ke tong Composter. Ternyata kertas tersebut tidak bisa terurai dengan baik. Kadang ada juga orang yang membakar kertas tersebut, menjual ke tukang loak, atau ada juga yang diberikan pada pemulung kertas. Tadi saya juga sempat mencari solusi untuk mencari cara mendaur ulang kertas-kertas yang ada di kantor. Akhirnya saya mendapatkan seorang pendaur ulang independen bernama Bapak Salam di “Kedai Daur Ulang.” Kedai Daur Ulang menerima sampah-sampah kertas kita untuk dibuat barang dari hasil daur ulang kertas tersebut seperti kertas daur ulang lokal, kerajinan tangan, boks-boks, frame foto, dsb. Yang menarik adalah Kedai Daur Ulang sudah mempunyai langganan perusahaan-perusahaan yang ingin membuang sampah kertasnya untuk menjadi sesuatu yang lebih berguna. Oleh karena pembicaraan dengan Bapak Salam saya pun tertarik untuk mengantar kertas-kertas bekas ke Kedai Daur Ulang. Tidak semua kertas bisa cocok untuk didaur ulang. Lihat tabel dibawah ini:
| Yang | Yang Tidak |
| Kertas putih | Kertas Karbon |
| Kertas HVS | Staples |
| Kertas koran | Klip kertas |
| Buku | Kertas lilin |
| Majalah | Kertas label |
| Kertas/map manila | |
| Kertas komputer | |
| Kertas NCR | |
| Amplop | |
| Kertas buram | |
| Kertas blueprint | |
| | |
Kalau anda tertarik untuk menyumbangkan kertas-kertas anda, apakah anda perorangan atau perusahaan, kirimkan ke:
“Kedai Daur Ulang”
Kontak: Pak Salam
Jalan Mampang Prapatan XI no. 3A Rt 07/01
021 - 790 0742
0856 1515 692
Daripada sampah kertas, majalah bekas dan koran bekas hanya menjadi sampah dirumah yang akhirnya memenuhi Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) atau malah terbuang ke jalan, sungai dan laut, maka Kedai Daur Ulang akan menjadi alternatif terbaik untuk membuang sampah kertas kita. Ayo kita dukung bersama-sama. Buat kardus sumbangan untuk buku dan majalah di kantor anda, sosialisasikan hal ini kepada semua karyawan, dan beri contoh kepada teman kantor lainnya.
STOP GLOBAL WARMING BEGIN FROM YOU…….YES YOU!!!!!!!!!!!!!!
Pemanasan global dan akibat buruknya terhadap alam dan dunia sudah menjadi kenyataan yang harus kita sikapi dengan tindakan aktif secara bersama-sama. Mari kita mulai komitmen dalam diri kita sendiri dan melakukan hal – hal kecil sehari-hari yang dapat memberikan kontribusi besar untuk bumi yang kita sayangi.
MULAI DARI DIRI SENDIRI
A. Beli Produk Lokal
Dengan membeli produk lokal dapat mengurangi jumlah emisi CO2 sebesar 625 kg/tahun yang diakibatkan proses pengiriman produk import. Contohnya :
- Mengkonsumsi makanan hasil budidaya lokal dan organik
- Mengkonsumsi buah-buahan sesuai musimnya.
B. Kurangi Konsumsi Daging
Dengan mengkonsumsi sayuran dan mengurangi daging ½ kg per minggu selain lebih sehat kita juga dapat mengurangi jumlah emisi CO2 yang digunakan untuk industri pengolahan daging sapi sebanyak 248 kg/tahun.
C. Trik & Tips Berbelanja
- Jangan membeli barang yang tidak dibutuhkan.
- Beli barang-barang dalam ukuran besar, untuk mengurangi jumlah kemasan.
- Lebih baik membeli barang dengan kualitas bagus daripada kualitas rendah tapi harus sering diganti. Fakta : Jumlah emisi CO2 yang dapat dicegah jika kita membeli 15% dari barang-barang konsumsi dalam jumlah besar adalah 614 kg/tahun.
- Gunakan tas kain untuk berbelanja.
- Pilih benda-benda yang dapat diisi ulang seperti : baterai, tinta printer
- Hindari penggunaan peralatan makan dari kertas dan plastik
- Selalu gunakan serbet, saputangan dan lap dari kain.
- Gunakan kembali kantong plastik belanja untuk pelapis tong sampah.
Fakta : Jumlah emisi CO2 yang dapat dicegah jika kita menggunakan serbet kain daripada serbet kertas adalah 97 kg/tahun.
MULAI DARI RUMAH KITA
A. Hemat energi
· Ganti bola lampu biasa dengan bola lampu hemat energi (Compact Fluorescent Light Bulb).
· Pasang saklar peredup dan Matikan lampu bila tidak digunakan
· Warnai tembok anda dengan cat berwarna terang.
· Matikan lampu dan buka tirai jendela di siang hari.
· Cabut kabel peralatan elektronik dari stop kontak pada saat tidak digunakan.
· Gunakan kabel ekstensi yang bisa dimatikan pada saat tidak digunakan.
Fakta : Jumlah emisi CO2 yang bisa dicegah jika kita mengganti 4 lampu biasa dengan lampu hemat energi (CFL) adalah 326 kg/tahun.
Fakta : Jumlah emisi CO2 yang bisa dicegah jika hanya memasang steker pemutar DVD dan pemutar musik ketika akan digunakan adalah sebesar 106 kg/tahun.
B. Pilih Peralatan Yang Hemat Energi
· Belilah peralatan yang memiliki logo ”Energy Star” untuk menghemat energi, contoh untuk kulkas, ac dan microwave anda.
Fakta : Jumlah emisi CO2 yang dapat dicegah bila kita memperbaharui kulkas lama dengan kulkas baru berlogo ”Energy Star” adalah sebesar 674 kg/tahun.
C. Kelola Sampah Kita
· Ubah sampah organik menjadi kompos.
· Daur ulang sampah kertas (surat kabar, kardus, majalah, kotak jus dan susu, dll), sampah kaca (botol dan toples), sampah baja dan aluminium (kaleng makanan dan minuman) dan sampah plastik (botol, kantong plastik dan lain-lain).
Fakta : Jumlah emisi CO2 yang dapat dicegah jika kita mengurangi 25% produksi sampah dengan mengubahnya menjadi kompos adalah 472 kg/tahun.
D. Menanam Pohon
· Mulai tanam pohon di pekarangan rumah
· Beri campuran materi organik, seperti kulit pohon, serpihan kayu, daun kering dan kompos di sekeliling batang pohon/tanaman di tanah.
· Biarkan sisa potongan rumput tersebar di halaman Anda, daripada mengumpulkannya dalam kantong untuk dibuang.
Fakta : Jumlah emisi CO2 yang dapat dicegah dengan membiarkan sisa potongan rumput di halaman, sehingga mengurangi penggunaan pupuk dan air adalah 26 kg/tahun.
MOBILITAS DI LUAR RUMAH
· Gunakan kendaraan tanpa emisi seperti sepeda dan becak, atau berjalan kaki.
· Gunakan sarana transportasi publik atau umum.
· Maksimalkan kapasitas penumpang di kendaraan kita.
Fakta : Jumlah emisi CO2 yang dapat dicegah bila satu kali dalam seminggu kita bepergian bersama orang lain menggunakan satu kendaraan saja adalah 246 kg/tahun.
Fakta : Jumlah emisi CO2 yang dapat dicegah jika 3 kali dalam sebulan menggunakan sepeda daripada kendaraan bermotor untuk menempuh jarak 12,8 km adalah 131 kg/tahun.
HEMAT ENERGI DI TEMPAT KERJA
A. Kurangi Penggunaan Kertas
· Gunakan kertas yang bebas klorin dan bisa didaur ulang.
· Gunakan kedua sisi kertas, amplop dan kantong bekas untuk keperluan lain.
· Gunakan dan simpan dokumen dalam bentuk softcopy.
· Gunakan e-mail atau faksimili melalui komputer.
· Hindari penggunaan lembar pengantar untuk fax.
Fakta : Jumlah emisi CO2 yang dapat dicegah jika kita mendaur ulang 100 kg kertas daripada membuangnya adalah sebesar 600 kg/tahun
Save our environment!!! Save our children!!
Save our environment!!! Save our children!!
- Gas rumah kaca adalah sekelompok gas yang berada di atmosfer dan menyebabkan panas yang timbuldari permukaan bumi kembali dipancarkan ke permukaan bumi. Gas-gas ini “memerangkap” panas dalam permukaan bumi.
- Salah satu penumbang terbesar adalah karbon dioksida yang berasal dari pembakaran batu bara, minyak, dan gas.
- Apakah kita turut menymbang? Ya..kita turut menyumbang dengan aktivitas kita mulai dari aktivitas sehari-hari (pemakaian listrik di rumah, pemakaian kendaraan bermotor-konsumsi minyak bumi).
· Dari hasil laporan WHO dikatakan peningkatan suhu permukaan bumi juga diikuti oleh peningkatan permukaan laut. Yang mengakibatkan peningkatan risiko terjadinya banjir.
· Peningkatan suhu permukaan bumi juga mempengaruhi curah hujan. Peningkatan curah hujan juga meningkatkan kemungkinan terjadinya banjir.
· Dalam terjadinya penyakit, pemanasan global juga mempengaruhi perkembangan mikroba. Salah satu contohnya dalam daerah sekitar laut, dikatakan peningkatan suhu permukaan laut menyebabkan peningkatan populasi dari fitoplankton, makanan bagi zooplankton. Ternyata bakteri colera menempel pada zooplankton. Dengan peningkatan makanan bagi zooplankton maka populasi zooplankton akan meningkat, dan akibatnya meningkatkan populasi dan risiko terjadinya penyakit kolera. Interaksi antara hewan perantara penyakit dan manusia pun meningkat.
· Dengan adanya banjir maka sampah-sampah atau limbah terbawa ke lingkungan manusia, hewan-hewan pengerat pun kehilangan tempat tinggal dan merekan mencari tempat aman yaitu ke pemukiman manusia, hal ini meningkatkan kemungkinan kontak antara manusia dengan hewan pengerat sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya penyakit yang diperantarai hewan pengerat
· Anak-anak merupakan kelompok masyarakat yang rentan terhadap penyakit. Mengapa begitu karena proses tumbuh kembang fisik, psikologis yang masih dalam perkembangan maka mereka rentan terhadap efek-efek dari bahaya lingkungan. Efek langsung berupa peningkatan temperatur, peningkatan zat-zat polusi mempengaruhi kesehatan mereka (asma dan alergi).
· Bila terjadi bencana akibat banjir maka anak-anak pun menjadi kelompok yang paling menderita.
· Mereka rentan terhadap penyakit seperti diare, mereka rentan terhadap stres, apalgi bila kehilangan tempat tinggal, sekolah atau keluarga. Pengungsian akan membuat mereka semakin rentan tertular penyakit karena padatnya orang dalam pengungsian.
· Sadar atau tidak kita turut menyumbang kepada pemanasan global. Gas rumah kaca seperti karbon diopksida merupakan hasil pembakaran dari bahan bakar foisl (gas alam, minyak bumi, batu bara). Kendaraan bermotor yang kita gunakan menggunakan bahan bakar fosil, semakin banyak konsumsi bahan bakar maka akan semakin banyak gas karbon dioksida yang terbuang. Pepohonan sebagai pengisap karbon dioksida sekarang semakin berkurang. Kertas yang kita gunakan berasal dari pepohonan, maka dengan pemakaian kertas daur ulang akan mengurangi jumlah pohon bagi konsumsi kertas.
· Hematlah energi dengan mengurangi komsumsi listrik, dengan mengganti bolam listrik dengan lampu yang hemat energi. Jangan standby-kan alat lisrtik anda karena menghabiskan listrik, dan masih banyak lagi..
· Perubahan yang kita lakukan akan menyelamatkan kita dan generasi penerus kita, anak-anak kita dan bumi kita.
ini didapat dari www.sehatgroup.web.id